Matahari itu berpindah

ya, matahari itu perlahan berpindah. bukan untuk menjauhiku, tetapi ia terpelanting kebagian sisi lain yang lebih baik.

namun, aku ragu dengan tempat itu. karena ia asing bagiku. tetapi belum lagi aku berfikir, hati tetap membenarkan bahwa memang matahri itu harus pergi dan berpindah.

jika ia berpindah tentu aku tak mendapatkan cahaya. sementara aku butuh cahaya. dimana manusia yang senantiasa memberi petuah kepadaku. dimana aku bisa berdiam diri dan tak perlu berpindah tempat. aku rindu, namun ia seperti diam, dan membuat aku semakin terpuruk.

aku masih takut jika aku berpindah tempat duduk. karena berarti semua akan berubah. tapi hati ini seolah ingin teriak bahwa memang jalan itu, bahwa memang rumah itu adalah tempat yang lebih indah. dimana kalian? aku butuh kalian yang mampu membuat tempat dudukku kokoh.

aku ketakutan…

aku sendiri dan berselimut sepi.

dimana sang pujangga yag melantunkan bahasa indah nirwana? dimana sang guru yang menghancurkan kerak-kerak sampah didalam dada.

aku butuh obat penenang sebagaimana Umar bin Khattab mendapatkan penawar dari rasulullah.

dimana kalian…?

aku bingung…

aku terpuruk…

aku tergoda untuk memiliki rumah baru….aku tergoda untuk mndekap matahari baru…

Rabb, bantu aku. Kau yang mengubah setiap sendi-sendi kehidupan. tuntun aku sebagaimana Engkau menuntun Salman Al-farisi menemukan matahari.

aku takut terduduk kaku diantara dua matahari. lalu semua berjalan meninggalkan aku.

Iklan

One thought on “Matahari itu berpindah

  1. saat semua seperti tak ada,
    seperti tak peduli,
    bukankah itu artinya mereka tak pernah mengkhawatirkan kita? karena menurut mereka kita kuat berdiri sendiri.
    kita kuat…

    membersihkan rumah lama dari debu, merenovasi, menggeser sedikit tempatnya itu lebih nyata untuk kembali mendapat sinar matahari. Walau kabut kadang menghalangi pandangan, tapi bukankah di tempat baru pasti juga akan ada kabut? bahkan juga debu ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s