Aku Pandang Aku Dapat…keren tidak?

Memang benar apa kata pepatah, “Dari mata turun ke hati”. dan pepatah ini jitu sekali kalau kita memahami dan mencoba untuk benar-benar mencoba menggunakan seluruh panca indra kita. (bicara apa sih Ten?). oke…oke…teman-teman sabar.

setuju tidak mata kita adalah salah satu panca indra yang bisa mensukseskan kita di masa mendatang, tetapi mata juga bisa membuat kita terpuruk? (salah satunya).

panca indra yang satu ini telah menghantarkan saya ke situasi mendapatkan buku gratis. percaya? kita lihat.

seminggu yang lalu, saya beserta istri pergi ke sebuah seminar yang subhanallah bagus sekali (setidaknya buat saya). salah tiga pematerinya adalah Salim. A Fillah, Abu Izzudin dan terakhir adalah direktur Pro-u Media.

pada saat kedatangan ke tempat acara bedah buku ini, perlahan saya berjalan dan mulai mencari posisi yang enak, tentu saja posisi paling depan. karena saya paling malas harus celingak-celinguk ketika acara sedang berlangsung. akhirnya saya dapatkan tempat duduk yang paling depan sekaligus sedikit di tengah-tengah barisan.

sudah duduk santai, kemudian mencoba kenalan dengan teman sebelah (siapa tahu direktur sebuah penerbitan. kan bisa masukin tulisan..hehehehe..), kemudian mencoba untuk membuka mata, hati dan pikiran supaya dapat ilmu baru.

singkat cerita masuklah acara pertama, yaitu bedah buku, bukunya Ust. Salim dan bukunya Ust. abu izzudin.

“Teteh dan akang yang kami hormati masuklah acara yang pertama yaitu bedah buku yangakan dibawakan olehmoderator kita akang..bla..bla..bla…(lupa namanya)” tiba-tiba sang MC berkata. dan yang dipanggilpun datang. sang moderator masuk ke panggung sambil membawa dua buah buku yang masih di plastik, ingat dua buah buku yang masih di plastikin….!!!!

dag…gig…dug…jantung berdenyut ketika mata menangkap dua buku tersebut. mata saya tak henti-hentinya melihat dua buku yang akan dibedah itu. dan saya yakin teman-teman tahu untuk apa buku itu dibawa ke depan. yup..door prize….

setelah melihat buku yang dibawa moderator tersbut, tiba-tiba ada sebuah perasaan aneh yang menyeruak begitu saja ke dalam hati. perasaan yang sungguh membuat hati merasa nyaman, lalu ada yang berkata dalam hati “Aku pasti miliki salah satu buku itu, pasti”

seiring berjalannya waktu. saya pun seperti kebanyakan manusia disekitarnya. berusaha untuk mencerna apa yang dikatakan oleh sang pembicara. salah satu yang saya dapatkan dari salah satu pembicara adalah “Menulislah, karena dengan menulis anda akan dikenang sejarah.” selain itu, “Menulislah, karena dengan menulis yang bermanfaat, pahala akan terus mengalir ketika kita telah tiada.” hemmm…dalam juga ya pikir saya. dalam, karena saya menulis sering kali asal-asalan, sering kali apa yang ada di otak langsung saya tuliskan tanpa berfikir apakah nilainya bermanfaat banyak, atau justru menyesatkan? pelajaran selanjutnya dari seminar itu adalah berhati-hatilah menulis, karena dengan menulis akan merubah manusia. hemmm berat juga…

akhirnya pembahasan bedah buku itupun selesai, dan saya cukup puas dengan pembahasannya. “Ada yang mau bukunya?” teriakan sang MC tiba-tiba mengagetkan lamunan saya yang tengah mencoba menyerap apa yang telah dipaparkan oleh pemateri. ketika san MC mengatakan sekali lagi “Ada yang mau bukunya?” saya spontan teriak “ada…!” begitupun dengan yang lain. “yang mau maju ya. tapi setelah hitungan ketiga”. hati semakin dag…dig…dug…saja.

“tiga..!!!” tiba-tiba MC berkata tiga, dan tiba-tiba juga badan seperti ada yang menarik maju kedepan. saya didepan, saya di depan panggung. sejenak saya tak sadar saya melonpat ke depan panggung (karena memang cuma 2 langkah saja dari tempat duduk ke panggung). tiba-tiba saja reflek. setelah di depan panggung, saya baru nyadar dibawah tempat duduk saya berantakannya minta ampun. jaket, pulpen, kalender yang dikasih panitia semuanya berantakan di bawah. saya kemudian berpikir ulang kembali apa yang dipkirkan oleh saya sewaktu awal sekali moderator maju. saya yakin saya akan mendapatkan buku. dan hasilnya, wow…subhanallah..benar-benar saya dapatkan salah satu buku tersbut.

kembali saya buktikan dahsyatnya Law of attraction. saya pandang kedua buku tersbut, saya masukan benar-benar ke hati dan merasakan bahwa saya sudah mendapatkannya, dan terakhir tinggal tunggu saja apa yang akan terjadi.

itulah kekuatan bawah sadar kita. kekuatannya mampu membantu kita untuk mencapai apa yang kita inginkan. contoh yang kecil tentu saja saya yakin teman-teman pernah mengalaminya. misalnya ingin bangun di pagi hari pukul tiga, dan itu terjadi? sering kan? permasalahnnya kita tidak menggali lebih jauh lagi bahwa itu bisa digunakan dan dapat membantu kita untuk mewujudkan impian-impan kita. tentu sj sambil berdoa kepada Allah swt.

inilah buku yang saya dapat sewaktu di bedah buku. happy ending full barokaah.

Iklan

3 thoughts on “Aku Pandang Aku Dapat…keren tidak?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s