Nasihat untuk Seorang Kawan

Dulu, ketika saya kuliah ada hal yang menarik yang membuat saya tidak bisa menolak untuk tidak menerimanya, mendapatkan amanah dari organisasi. Sebuah amanah yang menurutku sebuah kehormatan karena tidak semua orang mendapatkan amanah tersebut. Namun, seiring berjalannya waktu ternyata amanah itu telah menyita hampir seluruh waktu saya. Hampir setiap hari adalah penyelesaian-penyelesaian masalah yang harus saya hadapi di organisasi tersebut. Yang terjadi adalah saya akhirnya menomor duakan amanah kuliah saya, skripsi. Mungkin ini juga yang sering terjadi kepada para penggiat organisasi.

Skripsi saya terbengkalai dengan seabrek amanah di beberapa organisasi. Ditengah perjanalan ternyata saya berpikir bahwa skripsi juga adalah sebuah amanah. Bukan karena amanah di organisasi adalah amanah yang salah, bukan sama sekali. Amanah di organisasi bagi saya pada waktu itu adalah amanah yang cukup membuat kedekatan kepada Maha Pencipta lebih dekat. Inilah alasan yang membuat saya terus bertahan.

Namun, ada sisi lain yang harus kita perhatikan, bahwa kuliah adalah amanah yang tidak kalah penting juga. Justru kuliah ini adalah awal dari sebuah niat dan alasan kenapa kita ada di tempat yang bernama kampus. Jika di lihat kepada sesuatu yang lebih jauh lagi maka kuliah adalah sunah Rasulullah saw, yaitu menuntut ilmu sepanjang hayat. Jika dikorelasikan dengan keluarga, maka amanah kuliah adalah amanah diri sendiri dan orang tua.

Harus ada skala prioritas bagi siapa saja yang sedang menghadapi masalah seperti ini. Ada kalanya kita mementingkan dan menyelesaikan masalah di organisasi. Tetapi pada saat yang sama kita juga memikirkan bagaimana kuliah kita kelar tepat waktu. Saya yakin kuliah dan organisasi bisa seiring sejalan. Asalkan kita bisa dan mampu melihat mana prioritas yang harus diutamakan. Bukan melulu menyalahkan keadaan. Karena hakikatnya keadaan seperti itu datang karena keputusan kita sebelumnya yang telah menjadikan keadaan menjadi seperti sekarang ini. Keputusan yang kita ambil berpengaruh besar terhadap waktu-waktu yang akan kita jalani. Jadi, sejatinya apapun yang kita temui hari ini adalah berasal dari keputusan kita sebelumnya. Wallahua’lam…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s