Aku Lelah…

Ada gelap yang memerah, ada rindang yang hilang, ada cicit yang mengeleuh…

Nafas memburu pada tandu, dia mengeluh diantara ngarai, diantara tebing yang curam…

Diantara dedaunan yang hilang rindang…

 

Dia mengeluh diantara kejamnya manusia-manusia pencaci, manusia-manusia serakah karena nanah…

Dia mengeluh dalam diam, karena dia tak mampu sampaikan pada nirwana..

Dia mengeluh pada burung yang memerah padam, pada kancil yang hilang kandang, pada macan yang garang…

Dia mengeluh pada ranting yang panas membara,

pada hujan yang tak kunjung datang sekedar menghentikan panas pada tubuh

 

Pada kalian aku ingin bicara tentang nestapa ini…

pada kalian aku ingin menumpahkan segala keluh kesah ini…

Setelah sampah yang kotor pada bagian-bagian tubuhku…

Kini aku terbakar..benar-benar terbakar…Rindangku, dinginku, menjadi tandus, panas…

Cicit-cicit burung yang gemercit, menjadi teriakan-teriakan laknat pada seantero bumi…

 

Hari ini aku ingin bilang…aku lelah pada tingkahmu yang tak memahami arti tentang aku seluruh…

aku lelah dengan kebengisanmu pada cakar-cakar langit…

Aku lelah kepada kalian yang dengan mudahnya meluluhlantahkan rindang pada tubuhku…

 

Aku lelah….

Aku, Ciremai…

Iklan
Posted in Tak Berkategori

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s