Menemukan Potensi

menemukan potensiSering kali kita merasakan “hidup kok ya ngga tentu arah gini..” Saya yakin banyak diantara kita pernah merasakan hal yang seperti itu. iyakan? Dari masalah inilah sebenarnya ALlah sedang mengajarkan kepada kita untuk segera memilih dan menentukan pilihan.

Darip ijakan masalah “kebingungan menentukan arah” inilah pada akhinya manusia terbagi menjadi tiga, yaitu manusia yang berhasil menentukan arahnya, manusia yang masih dalam proses menentukan arah. dan yang terakhir adalah manusia yang gagal menentukan prosesnya.

Proses menemukan potensi adalah proses perjalanan hidup yang sangat penting. Setidaknya buat saya pribadi. Ketika kita berhasil menentukan dan menemukan potensi, maka inilah awal kehidupan selanjutnya, memoles potensi itu menjadi sesuatu yang bersinar.

Lalu bagaimana caranya menemukan potensi diri kita?

1. Lihat kembali kebiasn kita semenjak dari kecil.

2. Buat semacam riset kecil-kecilan kepada teman-teman dekat kita dan tanyakan sebenarnya potensi apa yang ada dalam diri kita. Tanyakan kebeberapa teman.

3. Lihatlah kecenderungan apa yang paling kita sukai. Biasanya yang kita sukai, itulah potensi yang bisa kita asah supaya bersinar.

Proses selanjutnya adalah mengasah potensi itu menjadi sesuatu yang bersinar. Proses ini pun sebenarnya tidak semudah yang kita bayangkan. Perjalanan yang nol (mengtahui Potensi) menjadi perjalanan atau langkah yang pertama, yaitu mengasah potensi itu menjadi sesuatu yang dapat menghidupi secara materi dan secara mental.

Setidaknya ada beberapa hal yang harus kita lakukan untuk mengasah potensi kita.

1. Tentukan apa target/impian kita untuk memberdayakan potensi yang kita punyai.

Misalnya saja ketika saya menemukan potensi saya berada dalam dunia tulis menulis maka target pertama saya adalah bagaimana pecah telor dalam dunia kepenulisan. Saya mentargetkan akan minimal sudah bisa menerbitkan buku pada tahun sekian.

2. Fokus

materi fokus adalah materi yang sudah bukan barang baru. Tapi tetap saja hal ini penting. betul ngga? kenapa? karena seseorang yang bisa fokus ia akan lebih cepat menuju puncak kesuksesan dibandingkan dia mempunyai beberapa fokus dalam waktu yang bersamaan.

3. Komunitas

Hal ini juga sangat penting menurut saya. Karena komunitas seperti supporter kita. Komunitas seperti bahan bakar ketika kita lemah. Semakin kita sering berkumpul dengan komunitas yang sesuai dengan fokus kita ia akan membantu kita tetap di rel yang benar. ngga bakal ada ceritanya mencla mencle.

4. Bertahan

Ada istilah yang mengatakan bahwa “Orang yang menang adalah bukan orang yang memenangkan peperangan, tetapi orang yang menang adalah orang yang bisa bertahan lebih lama dari orang lain.”

Istilah ini relevan banget bukan dengan kehidupan kita. Siapa saja yang bisa bertahan maka ialah yang akan menang.Ngga sembarangan lho ini. Karena jika kita telusuri lagi ternyata banyak orang yang menemukan potensinya tetapi hanya sedikit yang mampu menyelesaikan perjalanan sehingga menjadikan potensi kita bersinar terang benderang.

oh iya, menurut saya setiap manusia masing-masing sudah mempunyai potensinya sendiri. Oleh karena itu kita tinggal menemukan potensi tersebut lalu mengasahnya. Hal ini tentu saja akan lebih ringan dibandingkan kita memaksakan potensi orang lain kepada kita. ciyuss akan lebih berat perjalanannya. Karena potensi yang orang lain punyai bisa jadi adalah sesuatu yang tidak kita senangi. Segala hal yang tidak kita senangi tentu saja akan terasa berat untuk kita lakukan. kepaksa..!!

Jadi, selamat menemukan potensi diri kawan

Iklan

4 thoughts on “Menemukan Potensi

  1. Potensi saya apa Ten? Teh? *nembak sekaligus dua teman 😛
    Saya masih bertahan(kah). hehe…perjalanan saya menuju tujuan itu belum nyampe-nyampe juga. Baru mau masuk pintu gerbang, mundur lagi karena ternyata ada yang kurang dan sampai sekarang project itu belum disentuh-sentuh lagi *pingsan.
    Suhu-suhu, bangunkan saya! *bangun sendiri donk…hihi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s