Bising…!!!

imagesDulu, ketika saya masih di Bandung, rasanya tinggal di Jakarta adalah menjadi pilihan terakhir bagi saya. Jakarta, kota urban yang menurut saya waktu itu sangat bengis, kejam. Beda dengan Bandung yang penuh dengan kesejukan (walaupun sekarang sudah mulai nampak seperti Jakarta). Saya mengatakannya bengis kejam dan lain sebagainya karena pernah punya pengalaman pahit. DICOPET!! Jadi persepsi saya tentang Jakarta ya seperti itu. Mungkin lebay, tapi terus terang itulah salah satu ketraumaan saya tentang Jakarta.

Seiring berjalannya waktu, ternyata mau tak mau saya juga mengikuti arus urban ke Jakarta. Jika dulu ketika saya pulang kampung dari Bandung hanya tersenyum-senyum ketika melihat para pemudik pulang kampung melewati Cirebon, maka kini saya harus mengikuti arus tersebut.

Salah satu hal yang membuat saya sebal adalah tingkat kebisingan Jakarta yang super duper bising. Jika kalian ke Jakarta maka kebisingan di jalan raya adalah hal yang akan segera kalian temui. Misalnya saja di dekat Stasiun Jakarta Kota maka kalian tidak akan pernah berhenti mendengar klakson yang dipencet bersahut-sahutan. BISING..! serius…!!

Oleh karena itu menjadi sangat bersyukur ketika saya pulang kampung ke Kuningan yang setidaknya sejuk dan penuh dengan nuansa hijau.

tingkat kebisingan di kota Jakarta melebihi kebisingan di kota-kota yang lainnya. Hal ini sangat wajar banget mengingat Jakarta menjadi pusat kegiatan bisnis dan pusat pemerintahan. Jika kita tengok kembali maka Bekasi, Tangerang, Bogor, Depok adalah kota-kota yang sangat berdekatan dengan Jakarta. kebanyakan masyarakat kota BODETABEK bekerja di Jakarta. Hal ini menimbulkan dampak transprtasi yang terus meningkat. Meningkatnya transportasi ini menjadikan tingkat polusi udara dan plusi suara (bising) bertambah-tambah. Ngga heran kalo selama setahun ternyata Jakarta hanya mempunyai 22 hari udara bersih (Hendro Hartono). Saya tebak sih setengahnya 22 hari ini adalah hari yang berdekatan dengan hari raya Idul Fitri.

Namun, sedikit demi sedikit saya mulai terbiasa dengan kebisingan, mulai terbiasa dengan lari-lari mengejar KRL (kereta listrik dalam kota) agar bisa mengejar waktu ketika ada yang harus segera diselesaikan. Nikmat yang lain adalah Jakarta menjadi pusat bisnis. Artinya di Jakarta inilah orang-orang hebat berkumpul. Mereka (para pebisnis) juga “bising” tentang bisnis-bisnis yang terus menggeliat. Mereka meneriakkan “kebisingan” kepada para anak muda untuk berkata “tinggalkan menjadi karyawan dan jadilah Pengusaha.” Inilah kebisingan yang didendangkan oleh para pengusaha muda.

Sebut saja Ippho Santosa dengna training yang hebatnya dan buku-buku yang terus membisingkan kepada para pekerja untuk segera berbisnis, Jamil Azzaini dengan tulisan dan training yang mampu menyihir peserta training (bising..!!), Jaya Setiabudi dengan bisnis model rakyat namun berpenghasilan milyarder (The Power of Kepepet” nya sangat Bising..!!), Mas Mono dengan Ayam Bakar Mas Mono nya dan Makelar SEDEKAH” nya sangat bising dan menginspirasi. dan masih banyak deretan pengusaha lain yang dengan mudah kita dapat belajar dari mereka dengan kebisingan-kebisingan mereka tentang “SEGERA BERBISNIS”.

Diantara kebisingan-kebisingan itu ternyata ada emas yang bisa kita gali jika kita tahu apa yang harus kita lakukan di Ibu kota negara kita ini. Alhamdulillah dengan kebisingan itu akhirnya Kedai Susu Jupe yang sempat dilanda badai kini mulai merangkak kembali dengan nuansa baru, dengan nuansa lebih hijau. Semga hijaunya KSJ sedikit bisa membuat orang lain rileks diantara kebisingan-kebisingan yang ada.

Nah, jika kalian yang sedang berada di Jakarta menikmati kebisingan lalu lintas tiap harinya, maka saatnya sekarang menikmati “KEBISINGAN” pengusaha-pengusaha muda untuk menjadi bagian dari mereka. Mari sama-sama belajar…:D

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s