Perpustakaan Terbesar #TipsMenulis1-Ide

ideGuys, ada yang sering mentok sama ide ketika akan menulis sesuatu? ibaratnya, laptop sudah dinyalakan, kertas sudah dibuka, tangan sudah siap di keyboard, lalu tiba-tiba hening, tangan tak bisa bergerak, otak serasa beku, cuma kursor yang kedap-kedip kayak ngeledekin kita yang lagi mentok dan kebingungan mau nulis apaan. hmm… mungkin itu yang disebut white paper syndrome. hehehe…

hal seperti ini sebenarnya bisa terjadi kepada siapa saja. Kepada penulis sekaliber A. Fuadi, Kang. Abik, Raditya Dhika. Apalagi  kayak kita yang tulisan saja masih unyu-unyu, satu paragrap sudah nge-blank lagi, dua paragrap mulai keringat dingin datang, tiga paragrap duduk di kursi kerja sudah ngeglosor kebawah nggak karuan, empat paragrap kopi/teh/susu sudah nambah yang ke lima kalinya. 😀 Jadi sebenarnya wajar-wajar saja. “Wajar gimana masTEN, hal kayak gitu adalah hal yang paling menyebalkan se-dunia. Mending gue naik Himalaya gendong nenek gue bolak-balik deh.” :p Lha, namanya juga penulis ya harus sabar guys. Santai, kita bahas kelanjutannya dan ga perlu gendong nenek nai gunung Himalaya bolak balik ya.. 😀

Oke, jadi sekali lagi masalah kayak gitu adalah masalah yang biasa dalam dunia kepenulisan. Yang membedakan antara kita sebagai seorang penulis amatir dan penulis yang sudah malang melintang di dunia ini adalah mereka mempunyai cara bagaimana agar White Paper Syndrome itu ngga lama menunggu. Orang-orang hebat selalu menemukan cara agar syndrome itu lekas minggat dari otaknya. Caranya? banyak cara guys, salah satunya adalah dengan meng-explore kehidupan diri kita.

Guys, kehidupan kita ibarat perpustakaan besar yang penuh dengan ide-ide unik yang siap diracik dan dijadikan buku yang juga unik. Ngga percaya? Coba, sekarang Anda ingat hal apa yang paling berkesan sewaktu SD? Mungkin: Berburu durian di hutan? mancing? Perahu kayak pantai? omelan bapak? baiknya ibu? Apapun itu, semuanya bisa dijadikan ide menulis. caranya? Pertanyakan semua hal tersebut dengan 5W+1H.

Omelan bapak bisa jadi buku yang bagus yang ngebahas tentang bagaimana menjadi bapak yang baik. Baiknya ibu juga bisa menjadi ide menulis tentang beliau. Berjuta ide bisa hadir dalam kehidupan kita. Kenapa? karena isi kepala kita adalah sesuatu yang tanpa batas. Allah sudah mendesain sedemikian rupa agar ia bisa berkembang melebihi kehidupan manusia itu sendiri.

So, mulai sekarang jangan pernah abai dengan kehidupan kita. Kita bisa menggalinya sebagai bahan tulisan kita. SERIUS!:D

Sumber Gambar: Google

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s