4 Hal Tentang Waktu, Penting! (Apalagi buat Mahasiswa Abadi:D)

???????????Batas waktu. serius guys setiap manusia selalu menghadapi batas waktu. it means, kalau kita ngelakuin apa saja selalu ada jarak waktu yang harus ditempuh. Batas waktu inilah yang menyebabkan seseorang akan bertindak. Entah itu bertindak sesuai dengan rencananya sehingga tepat selesai sesuai dengan apa yang sudah dijadwalkan, atau berleha-leha, jalan bentar lalu berhenti, lalu jalan lagi. atau bahkan waktu telah membikin kita untuk memutuskan tidak menyelesaikan apa yang sedang kita lakukan. yah, pilihan ya.  Waktu selalu meminta kita untuk memutuskan apa yang sedang kita lakukan. Artinya kalau pilihannya yang ketiga itu bener-bener pecundang… hehehe…

Allah, sudah berfirman di Al-quran, Wal ‘Asri, demi waktu. kalau kata tafsirnya, ketika Allah berjanji, maka apa yang dijanjikannya itu adalah sesuatu yang sangat penting untuk diperhatikan. ketika Allah bilang demi waktu, maka Allah kasarnya sedang bilang ke kita “woi, perhatikan waktu woi..” Semakin kita memperhatikan waktu yang sedang kita lakukan, semakin kita faham bahwa waktu itu makhluk yang sangat penting bagi kehidupan si manusia.

Kalau diibaratkan kargo taksi, waktu itu ibarat kargo yang terus berjalan. ngga peduli apakah kita sedang malas, sedang senang sedang gigit jari karena lihat teman seangkatan lulus kuliah, atau sedang di kamar mandi sekalipun, waktu akan terus meninggalkan kita. Oleh karena itu bikin hidup kita ngga garing. Kenapa? karena hidup yang garing berarti dia sedang tidak tahu apa yang akan dilakukan dengan waktunya. Ciri-ciri hidup yang garing adalah ngga tahu mau ngerjain apa (padahal banyak banget yang bisa dikerjakan).

buat mahasiswa abadi, waktu itu kayak pisau yang menguliti sedikit demi sedikit. tul ngga? mukanya nyantai, tapi hatinya kedut-kedutan ngga karuan. “kapan gue lulussss…?!!” 😀 #garuk-garuk tembok. Buat karyawan yang sedang frustasi dengan kerjaannya, dia akan bilang “Set dah ni kerjaan numpuk banget. Tambahan waktu mana tambahan waktu.”

So, bagaimana cara ngelola waktu buat yang pada ngerasa kebingungan nentuin jadwalnya? Secara garis besar pemilihan kerjaan dibagi menjadi empat bagian.

  • mendesak dan penting

Mendesak dan penting ini adalah yang pertama yang harus dilakukan. Contoh yang mendesak dan penting adalah tugas kuliah yang harus dikumpulkan besok. Kalau ngga dikumpulin, dosen dengan juteknya akan bilang “lu kan jarang ngumpulin tugas, makanya nilai lu jeblok.” Bagi karyawan laporan kerjaan harus udah selesai besok. Kalau nggak, gaji dipotong 70%. (Sadisss..). Kalau sudah kayak gini, gigit jari nih.

  • Mendesak tapi ngga penting

Mendesak tapi ngga penting kayak Buang Air Besar alias BAB (penting juga sih untuk kesehatan, tapi nggak ada hubungannya sama akademik atau kerjaan secara langsung dan ngga ngaruh ke nilai atau kenaikan gaji :D).  BAB itu penting buat kesehatan dan mendesak. tapi ngga ngaruh secara langsung sama nilai akademik dan gaji. hehehe… Nah, kalau perut udah mules, mending ke kamar mandi dulu. ke kamar mandi lebih mendesak dibandingkan tugas kuliah atau deadline kerjaan yang mendesak.. :p

  • penting dan ngga mendesak

Nah, yang ketiga adalah penting tapi ngga mendesak. Yang kayak gini tetep harus diperhatikan cukup intens tapi ngga mesti harus terlalu fokus mendalam kalau memang belum tiba saatnya. contohnya nikah. Nikah itu penting banget. Perlu disiapin, tapi kalau targetnya ngga terlalu dekat, ya ngga masalah sambil jalan dipikirinnya. Yang terpenting dari pernikahan adalah siapkan dulu calonnya. Yang jomblo langsung aja kalau ada laki-laki atau perempuan soleh/soleha bilang “neng, jari manisnya lentik ya? si Neng jawab “kok tahu?” Ini neng abang ada cincin aa mau ngelamar neng kayak nya pas buat jari manis si neng.” #Garing..:p

  • ngga penting dan ngga mendesak

Nggak penting dan ngga mendesak. simpel. kalau memang nggak pengen BAB ya jangan dipaksakan BAB. hehehe…. kan ngga penting banget dipaksain  BAB padahal ngga mules. Kecuali si orang itu cinta banget sama klosetnya.:D

Oke deh guys, waktu, waktu, waktu. Jangan sampe waktu ngebunuh kita dengan ketidak konsisetnan kita mengelola waktu. Kalau kata orang kapitalis waktu adalah uang, Kalau kata pepatah Arab waktu itu ibarat pedang. Kalau kata saya waktu itu adalah makan banyak #eh, edisiPEnggemukanBadan. 😀

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s