Hari Ini dan Hari Kemarin Adakah Berbeda?

tahun-baru-2015Semalam terpaksa nggak tidur. Bukan karena nggak mau tidur. tapi brisiikkk petasan sama kembang api dimana-mana. Lihat jam lho masih jam sepuluh malam. Tapi ternyata petasan sama kembang api udah mulai dinyalain. Oke, buka pintu dan keluar. Bagusss kembang api sudah pada meluncur di waktu yang masih tahun 2014.

Karena berhubung berisik walhasil saya ikutan tahun baruan di kosan sambil ndengerin kebisingan yang tiada tara. langsung mikir yang punya penyakit jantung apakabar ya? hehehe…

Well, detik-detik waktu semakin mendekati ke titik semula. Titik 00.00 wib. Titik yang ditunggu dan katanya harapan baru, semangat baru, hidup baru. Tepat pukul 00.00 wib kembang api bertambah banyak dan bertambah brisik. Saya keluar rumah dan melihat sekeliling. Teringat hukum energi. Trika adalah energi listrik yang berubah menjadi energi panas. Kipas angin energi listrik yang diubah menjadi energi gerak. Nah, tadi malam ada yang unik, energi uang diubah menjadi energi api (kembang api) maka efek yang akan terjadi adalah besok uang sudah habis untuk beli kembang api. hehehe….

menit kedua sampai dengan menit kelima masih terasa kemeriahannya. Lampion dari sebuah hotel mewah mulai bermunculan. Ratusan kembang api seperti tidak mau berhenti. Di menit ke lima belas kembang api masih belum berhenti juga. Ingat sama adegan Cinderella yang sudah lewat tengah malam (Kalau yang ini nggak nyambung:D). Di menit ke tiga puluh kembang api dan petasan sudah mulai berkurang. Tepat pukul satu sudah hilang semua semarak tahun baru yang sangat semarak. Lalu saya berujar dalam hati “oh cuma satu jam ya perayaannya..?” Udah gitu aja? selesai? Oke, selamat tidur kembali dan bertemu dengan masalah pada kehidupan nyata…:P

Pagi hari saya bangun dan mencoba melihat sekeliling. Ternyata kehidupan masih normal. Malah hampir seluruh pintu seperti masih belum ada kehidupan. Mungkin lelah semalam sehabis merayakan pergantian tahun baru.

Lalu saya mulai melihat ke dalam diri “eh, udah tahun 2015 ya. So, mau ngapain?” Pertanyaan ini terus terang menohok. Pertanyaan selanjutnya “Kok sama saja hari kemarin (2014) Dan hari ini (2015)? Maka untuk apa pesta tadi malam jika hari ini masih sama dengan hari laon? Sejatinya hari kemarin dan hari ini adalah sama saja bukan? Yang membedakan adalah apa yang akan kita lakukan untuk hari-hari ini. Apakah ia akan sama seperti hari kemarin ataukah berbeda? Ini yang menentukan. Jika masih sama, lalu apa maksudnya merayakan tahun baru tadi malam?

Jika hari ini masih sama dengan hari kemarin maka bukanlah perayaan sejatinya yang harus dilakukan. tetapi ambilah catatan dan mulailah berjalan dengan jalan yang berbeda dengan hari yang telah lalu. Setelah itu, marilah kita lihat di hari depan seperti hari kemarin, adakah perubahan di dalamnya? Jika ada maka bersyukurlah. Jika belum ada, maka menangislah, karena berarti tidak ada yang bisa kita banggakan pada setiap hari yang kita lewati.

Well, semoga hari ini dan hari selanjutnya sampai nanti ketika kita bertemu dihari yang seperti kemarin, kita bertemu dalam kondisi yang lebih baik. Jika kondisi itu terjadi, maka cukuplah bersyukur dengan apa yang sudah Allah berikan untuk kehidupan kita. Selamat menempuh hidup baru… #ehh..:D

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s