Sebuah Fase Hidup

faseDuluuu.. banget sekitar tahun 2011-an saya berpikir harus menulis tentang tutorial bagaimana menulis buku dengan benar. Karena merasa bahwa menulis merupakan sesuatu yang penting dan harus dilakukan oleh setiap orang. Berawal dari situlah akhirnya tercipta sebuah naskah dengan judul Kitab Terlarang Menulis Buku Bestseller. Namun ditengah perjalanannya ternyata saya masih belum berani menerbitkan naskah tersebut. Hal ini dikarenakan saya merasa belum memiliki cukup banyak pengalaman menulis buku. oleh karena itu saya endapkan dan biarlah saya menulis buku yang lainnya terlebih dahulu sampai kelak tiba waktunya naskah tersebut saya terbitkan.

Perjalanan telah membawa saya akhirnya pada pengalaman yang sangat berharga. pengalaman yang mungkin nggak setiap orang bisa mendapatkannya. selepas menjadi penduduk Bandung selama hampir sembilan tahun, akhirnya saya membangun beberapa bisnis. dan salah satu sebuah perjalanan hidup anak manusia pun dimulai…Pulang dari Bandung kembali ke Cirebon dengan modal uang 3 juta. Saya manfaatkan 3 juta ini untuk membangun sebuah bisnis kursus bahasa Inggris. 500ribu sewa tempat perbulan, sisanya saya belikan perlengkapan kursusan. Serba minimalis memang. Dua kelas dengan duduk lesehan dan hanya dilengkapi dengan karpet, whiteboard dan meja lipat. Kelasnya untuk kelas mahasiswa. Menarik, karena ternyata di bulan pertama pendaftaran langsung sekitar 30 orangan. Namun, seiring berjalannya waktu, bisnis tersebut bangkrut karena salah langkah. Sewa rumah yang lebih besar dan lebih dekat dengan kampus, namun mahasiswa justru libur panjang selama 3 bulanan. Hampir tidak ada perputaran uang.

Bisnis selanjutnya, Saya beserta kawan buka bisnis Kedai Susu Jupe (Juragan Pengusaha). Diawali dengan hanya bermodalkan 200ribu untuk membuat kafe kecil. Dari 200ribu berkembang menjadi 3 kedai, Cirebon, Karawang, Tangerang. Nggak hanya itu, booth Kedai Susu Jupe (Juragan Pengusaha) sudah mencapai sekitar 15 booth dan sampai ke Pekanbaru. Berjalan sekitar satu tahun lebih, bisnis saya bangkrut kembali dengan menyisakan hutang yang lumayan besar. Tidak mudah, namun hidup harus terus berjalan bukan?

Yah, inilah sebuah perjalanan. Namun, justru dari perjalanan inilah saya akhirnya menemukan sebuah esensi hidup. Dari perjalanan ini pulalah akhirnya saya bisa menemukan guru-guru hebat seperti Ippho Santosa penulis Mega Bestseller “7 Keajaiban Rezeki”, Ahmad Fuadi Penulis Novel Mega Bestseller “Negeri 5 Menara”, Adam Nova penulis Best Seller “5 Rukun Keberlimpahan” dan penulis-penulis besar lainnya. Semuanya seperti magnet. Mereka adalah guru-guru hebat yang pada akhirnya memberikan kekuatan dan menjadikan saya lebih fokus pada bidang yang mana yang akan saya garap (setelah sebelumnya galau benar-benar melanda saya mau kemana arah saya sebenarnya). Berkat merekalah akhirnya saya memutuskan untuk fokus di bidang kepenulisan. Karena jika dipikir-pikir ternyata selama berbisnis, justru secara tidak langsung saya menjadi Ghost Writer yang menerbitkan beberapa buku Best Seller dan bisa menghidupi keluarga saya setelah bisnis kesekian saya dinyatakan bangkrut.¬† Lalu bisnis gimana? bisnis tetap jalan. Ada beberapa bisnis yang saya jalankan bersama kakak saya.

Kembali ke topik bahasan. Setelah akhirnya saya menyadari bahwa potensi besar saya adalah menulis karena didukung oleh guru-guru hebat, link-link maka akhirnya saya memulai fase baru yang sebenarnya sudah lama saya tekuni. Saya langsung menggarap satu naskah baru dan menyelesaikan buku tutorial menulis buku yang sudah saya tuliskan di tahun 2011. tidak membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikan naskah buku ini. Setelah dirasa selesai, saya bawa ke guru-guru saya untuk berdiskusi isi naskah, dan judul. Setelah itu saya langsung terbitkan di Gramedia. Tidak menunggu waktu lama, buku itu alhamdulillah kini sudah terbit dan bisa dibeli di Gramedia (Pertanggal 18 Mei 2015). Judul yang semula Kitab Terlarang Menulis Buku Best Seller, saya ubah menjadi “Bukan Sekadar Nulis, Pastikan Best Seller”. Ini nih penampakannya:

Bukan Sekedar NulisAlhamdulillah, setelah di pre launchingkan buku ini mendapat tanggapan yang positif. Banyak yang memesan sebelum buku ini beredar dipasaran.

Buku BSN (Bukan Sekadar Nulis) ini bisa disebut sebagai buku pembaharu bagi saya. Karena setelah belasan buku yang saya tulis, dari buku inilah justru saya memulai sebuah fase hidup baru. Fase dimana berbagai macam target tentang literasi, target tentang visi besar #1000PenulisMuda dimulai.

Harapannya adalah dari buku ini minimal bermunculan #1000PenulisMuda yang akan meramaikan dunia literasi Indonesia. Salah satu jalan untuk mewujudkan visi tersebut adalah dengan mendirikan sebuah Komunitas Online yang saya beri nama KMO (Kelas Menulis Online). Dari sinilah perwujudan #1000Penulis dimulai.

Semoga dimulai dari buku ini, visi-visi besar lainnya juga terwujud. Karena guru saya bilang “Jika kau ingin menjadi seorang besar yang diingat oleh sekitarmu, maka perbesarlah niat, dan perbesarlah ikhtiar”. Inilah yang menjadi titik dimulainya fase hidup saya kedepan. Mohon doanya ya…:)

 

NB: Buku ini adalah hasil dari belajar otodidak saya selama hampir sembilan tahun berkecimpung di dunia kepenulisan. Di dalamnya sekitar 70% teknik menulis. Sisanya adalah bagaimana caranya agar buku yang sudah kita tuliskan terjual dengan cepat.

 

 

 

 

Iklan

2 thoughts on “Sebuah Fase Hidup

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s